Jumat, 10 Juli 2015

pengertian Hardware

Perangkat Keras Komputer (Hardware) Pengertian dan Fungsi

Perangkat Keras Komputer (Hardware) Pengertian dan Fungsi
Perangkat Keras Komputer (Hardware) Pengertian dan Fungsi - Perangkat keras komputer atau hardware adalah perangkat pada komputer yang berbentuk fisik (dapat disentuh). Perangkat komputer sendiri dibedakan menjadi dua yaitu perangkat keras dan perangkat lunak istilah asingnya yaitu Hardware (perangkat keras) dan Software (Perangkat lunak). Hardware sendiri berfungsi dengan baik dikarenakan adanya software sebagai sistem yang menjalankanya.

Agar proses pembelajaran mengenai komputer lebih terarah adapun pengelompokan harware agar lebih mudah sesuai dengan fungsinya pada komputer. Berikut ini pengelompokan perangkat keras komputer agar lebih mudah dipahami:

1. Input Device : Perangkat input / masukan
2. Process Device : Perangkat yang menjalankan proses sistem komputer
3. Output Device : Perangkat output / keluaran, menghubungkan sistem keluar
4. Storage Device : Perangkat untuk menyimpan


Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap masing-masing pengelompokan tersebut:


INPUT DEVICE

Input device merupakan perangkat komputer yang memiliki fungsi sebagai input atau masukan, baik itu perintah maupun koneksi kedalam sistem komputer. Ada beberapa perangkat yang masuk kategori input device, diantaranya adalah:

INPUT DEVICE
  • Keyboard : berfungsi untuk mengetik huruf an angka serta perintah pada komputer
  • Mouse : berfungsi untuk menjalankan perintah klik kiri dan klik kanan, menggerakkan pointer, serta menjalankan perintah dengan klik
  • Touchpad : Touchpad berfungsi layaknya mouse, touchpad ini biasanya sebagai pengganti mouse dan biasa di jumpai pada laptop.
Masih banyak lagi perangkat lainya seperti joystik, scanner, voice recognizer, dan lain-lain.

PROCESS DEVICE

Perangkat ini merupakan perangkat yang berhubungan dengan fungsi pemrosesan dalam komputer itu sendiri.

process device


  • CPU / Processor : merupakan singkatan dari central processing unit atau yang juga dikenal dengan istilah processor adalah bagian terpenting yang menjalankan sistem komputer. Bisa di ibaratkan sebagai otak pada komputer.
  • Memori / RAM (random access Memory) :  Memori merupakan perangkat yang menyimpan proses kinerja komputer untuk sementara. Sehingga membuat pengaksesan data yang sama lebih cepat. Maka dari itu RAM besar berpegaruh pada kecepatan komputer.
  • Motherboard :  Merupakan perangkat yang menghubungkan perangkat keras komputer antara satu dan yang lain.
  • VGA Card (Video Graphic Array) : Biasa juga disebut kartu grafis yang berfugsi untuk memberikan tampilan berkualitas pada layar komputer. Biasanya setiap mainbord sudah memiliki VGA bawaan, namun untuk kualitas beresolusi tinggi yang jernih VGA Card sangat diperlukan.
  • Power Supply:  berfungsi untuk menghantarkan aruslistrik sebagai pengontrol besarnya voltasi yang masuk ke komputer.
  • Casing Unit: Merupakan tempat dimana semua perangkat disatukan. 

OUTPUT DEVICE

Output device merupakan perangkat komputer yang memberikan output/keluaran, baik berupa tampilan visual, suara, maupun tampilan cetak, dan lain sebagainya. Adapun yang termasuk output device adalah:

perangkat keras komputer
  • Monitor/ Lcd Monitor : berfungsi untuk menampilkan proses komputer dalam bentuk visual/ gambar
  • Speaker : befungsi untuk mengeluarkan suara dari komputer
  • Printer : untuk mencetak pada media kertas, dan sebagainya

STORAGE DEVICE

Peragkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan untuk menyimpan data-data komputer.

storage device
  • Hardisk : Perangkat penyimpanan utama pada komputer, biasanya tampil di komputer dengan sebutad Drive :C, Drive D, dan seterusnya. Tergantung pembagian partisinya.
  • Floppy Disk : Biasa dikenal dengan sebutan disket, merupakan penyimpanan luar pertama, sangat populer semasa sitem DOS, lotus123, sistem komputer jaman dulu. Sekarang sudah jarang dijumpai dan mulai tergantikan oleh CD/DVD dan Flashdisk.
  • CD/DVD : Penyimpanan ekternal berbentuk piringan yang bisa menyimpan data.
  • Flashdisk : Perangkat penyimpanan eksternal yang saatini paling banyak digunakan karena bisa menyimpan dan menghapus data.
    Demikian seputar pengertian perangkat keras komputer dan fungsinya. Semoga bisa memberikan manfaat untuk pembelajaran komputer
    Terima kasih telah membaca artikel tentang Perangkat Keras Komputer (Hardware) Pengertian dan Fungsi di blog Blog Eky J. jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini di web browser anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

    cara menginstal debian server

    PRAKTIKUM 1
    INSTALASI DEBIAN SERVER

    Berikut ini adalah Tutorial instalasi Linux Debian Server 6. Dalam praktek ini menggunakan Aplikasi VirtualBox sebagai Mesin Virtualnya. Adapun bahan praktek yang dibutuhkan yaitu :
    1.    Laptop/PC
    2.    File ISO Sistem Operasi Debian 6 Server
    3.    Aplikasi VirtualBox
    Adapun langkah-langkah instalasinya sebagai berikut :
    1.    Buat mesin virtual baru pada Virtualbox. Pada Name berikan nama mesin, pada Type pilih sistem operasi yang akan di install, dan pada Version pilih versi sistem operasinya, kemudian Next.







    2.    Selanjutnya Tentukan Bersanya Kapasitas RAM yang akan digunakan mesin virtual. Misalkan pada contoh menggunakan 512 MB, kemudian Next.

    3.    Buat harddisk virtual baru dengan memilih Create a virtual hard drive now, kemudian Next.
    4.    Pilih type penyimpanan hard drive misalnya pilih VMDK (Virtual Machine Disk), kemudian pilih Next.


    5.    Kemudian pilih Dynamically Allocated, kemudian pilih Next.

    6.    Tentukan kapasitas harddisk yang akan digunakan oleh mesin virtual. Untuk Debian Server tidak memerlukan harddisk yang besar, misalkan gunakan 8 GB, kemudian Create.

    7.    Maka akan terbuat sebuah mesin virtual baru pada Virtualbox seperti gambar dibawah ini.
    8.    Selanjutnya jalankan mesin virtual dengan klik Start, kemudian masukkan file ISODebian Server dengan mengklik gambar folder seperti gambar berikut, kemudian Start.


    9.    Selanjunya akan masuk ke menu penginstalan Debian Server, pilih Install untuk melanjutkan penginstalan.

    10.  Pilih bahasa yang digunakan dalam proses penginstalan, misalnya gunakan bahsa inggris, pilih English.



    11.  Pilih Lokasi Area tempat anda, misalnya pilih Indonesia
    12.  Pilih konfigurasi local setting, pilih United States.

    13.  Selanjutnya pilih jenis keyboard yang digunakan, untuk menggunakan alphabet gunakan keyboar American English.




    14.  Apabila muncul kotak dialog pengisian Name Server Address, pilih Go Back.

    15.  Selanjutnya pada Hostname isikan nama Host komputernya, misalkan klinik.


    16.  Pada Domain Name dikosongkan saja, kemudian pilih Continue.

    17.  Kemudian isikan passwort root yang nantinya digunakan untuk melakukan login ke Debian Server.




    18.  Isikan lagi passsword root yang sama untuk di verifikasi.

    19.  Selanjutnya isikan nama User pada debian server nantinya, misalkan diisi dengan nama klinik




    20.  Selanjutnya masukkan username yang bisa digunakan melakukan login sebagai pengguna biasa, misalkan menggunakan username klinik.

    21.  Kemudian masukkan password untuk username klinik.




    22.  Masukkan lagi password yang sama untuk di verifikasi.

    23.  Selanjutnya pilih zona waktu yang digunakan, misalkan pilih Makassar.




    24.  Kemudian masuk ke menu pembagian partisi. Untuk membuat partisi bisa dilakukan secara manual maupun otomatis. Pada contoh ini digunakan pembagian partisi secara otomatis, pilih Guide – user entire disk and set up LVM.

    25.  Pilih harddisk yang akan di partisi.



    26.  Pilih All files in one partition.

    27.  Selanjutnya pilih Yes.





    28.  Kemudian pilih Finish partitioning and write changes to disk.

    29.  Selanjutnya terapkan partisi ke harddisk, pilih Yes.





    30.  Kemudian mulai proses instalasi sistem, tunggu sampai selesai100%.

    31.  Selanjutnya pada Scan another CD or DVD ?, pilih No.




    32.  Kemudian pada User a network mirror ?, pilih No.

    33.  pada kotak dialog Participate in the package usage survey ?, pilih No.





    34.  Pada software selection, pilih software yang ingin di ikutkan pada penginstalan, atau pilih standard system utilites apabila tidak ingin mengikutkan aplikasi.

    35.  Setelah itu pilih, Install GRUB BOOT LOADER dengan memilih YES.



    36.  Install Debian Server telah berhasil dilakukan, pilih Finish maka komputer / mesin virtual akan restart.

    37.  Setelah restart maka akan masuk ke tampilan Debian Server 6.




    38.  Silahkan melakukan login untuk masuk ke sistem Debian Server,  gunakan user root dan passwordroot yang telah diberikan saat melakukan penginsalan untuk melakukan login agar dapat melakukan konfigurasi server seperti DNS Server, Web Server  dan lain sebagainya.
    PRAKTIKUM 1
    INSTALASI DEBIAN SERVER

    Berikut ini adalah Tutorial instalasi Linux Debian Server 6. Dalam praktek ini menggunakan Aplikasi VirtualBox sebagai Mesin Virtualnya. Adapun bahan praktek yang dibutuhkan yaitu :
    1.    Laptop/PC
    2.    File ISO Sistem Operasi Debian 6 Server
    3.    Aplikasi VirtualBox
    Adapun langkah-langkah instalasinya sebagai berikut :
    1.    Buat mesin virtual baru pada Virtualbox. Pada Name berikan nama mesin, pada Type pilih sistem operasi yang akan di install, dan pada Version pilih versi sistem operasinya, kemudian Next.







    2.    Selanjutnya Tentukan Bersanya Kapasitas RAM yang akan digunakan mesin virtual. Misalkan pada contoh menggunakan 512 MB, kemudian Next.

    3.    Buat harddisk virtual baru dengan memilih Create a virtual hard drive now, kemudian Next.
    4.    Pilih type penyimpanan hard drive misalnya pilih VMDK (Virtual Machine Disk), kemudian pilih Next.


    5.    Kemudian pilih Dynamically Allocated, kemudian pilih Next.

    6.    Tentukan kapasitas harddisk yang akan digunakan oleh mesin virtual. Untuk Debian Server tidak memerlukan harddisk yang besar, misalkan gunakan 8 GB, kemudian Create.

    7.    Maka akan terbuat sebuah mesin virtual baru pada Virtualbox seperti gambar dibawah ini.
    8.    Selanjutnya jalankan mesin virtual dengan klik Start, kemudian masukkan file ISODebian Server dengan mengklik gambar folder seperti gambar berikut, kemudian Start.


    9.    Selanjunya akan masuk ke menu penginstalan Debian Server, pilih Install untuk melanjutkan penginstalan.

    10.  Pilih bahasa yang digunakan dalam proses penginstalan, misalnya gunakan bahsa inggris, pilih English.



    11.  Pilih Lokasi Area tempat anda, misalnya pilih Indonesia
    12.  Pilih konfigurasi local setting, pilih United States.

    13.  Selanjutnya pilih jenis keyboard yang digunakan, untuk menggunakan alphabet gunakan keyboar American English.




    14.  Apabila muncul kotak dialog pengisian Name Server Address, pilih Go Back.

    15.  Selanjutnya pada Hostname isikan nama Host komputernya, misalkan klinik.


    16.  Pada Domain Name dikosongkan saja, kemudian pilih Continue.

    17.  Kemudian isikan passwort root yang nantinya digunakan untuk melakukan login ke Debian Server.




    18.  Isikan lagi passsword root yang sama untuk di verifikasi.

    19.  Selanjutnya isikan nama User pada debian server nantinya, misalkan diisi dengan nama klinik




    20.  Selanjutnya masukkan username yang bisa digunakan melakukan login sebagai pengguna biasa, misalkan menggunakan username klinik.

    21.  Kemudian masukkan password untuk username klinik.




    22.  Masukkan lagi password yang sama untuk di verifikasi.

    23.  Selanjutnya pilih zona waktu yang digunakan, misalkan pilih Makassar.




    24.  Kemudian masuk ke menu pembagian partisi. Untuk membuat partisi bisa dilakukan secara manual maupun otomatis. Pada contoh ini digunakan pembagian partisi secara otomatis, pilih Guide – user entire disk and set up LVM.

    25.  Pilih harddisk yang akan di partisi.



    26.  Pilih All files in one partition.

    27.  Selanjutnya pilih Yes.





    28.  Kemudian pilih Finish partitioning and write changes to disk.

    29.  Selanjutnya terapkan partisi ke harddisk, pilih Yes.





    30.  Kemudian mulai proses instalasi sistem, tunggu sampai selesai100%.

    31.  Selanjutnya pada Scan another CD or DVD ?, pilih No.




    32.  Kemudian pada User a network mirror ?, pilih No.

    33.  pada kotak dialog Participate in the package usage survey ?, pilih No.





    34.  Pada software selection, pilih software yang ingin di ikutkan pada penginstalan, atau pilih standard system utilites apabila tidak ingin mengikutkan aplikasi.

    35.  Setelah itu pilih, Install GRUB BOOT LOADER dengan memilih YES.



    36.  Install Debian Server telah berhasil dilakukan, pilih Finish maka komputer / mesin virtual akan restart.

    37.  Setelah restart maka akan masuk ke tampilan Debian Server 6.




    38.  Silahkan melakukan login untuk masuk ke sistem Debian Server,  gunakan user root dan passwordroot yang telah diberikan saat melakukan penginsalan untuk melakukan login agar dapat melakukan konfigurasi server seperti DNS Server, Web Server  dan lain sebagainya.

    39.  Sampai disini proses instalasi Debian Server telah berhasil.

    ~ SELAMAT MENCOBA ~


    39.  Sampai disini proses instalasi Debian Server telah berhasil.

    ~ SELAMAT MENCOBA ~